Lulusan Program Studi S1 Farmasi memiliki peluang karier yang luas di sektor pelayanan kesehatan, industri, penelitian, maupun pemerintahan, di antaranya:
Melanjutkan Pendidikan Profesi Apoteker untuk memperoleh gelar Apoteker (Apt.) dan berpraktik di apotek, rumah sakit, klinik, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Industri Farmasi, sebagai staf:
- Research and Development (R&D)
- Quality Control (QC)
- Quality Assurance (QA)
- Produksi
- Regulatory Affairs Validasi
- Industri Kosmetik, Obat Tradisional, dan Suplemen Kesehatan
- Pedagang Besar Farmasi (PBF) dan perusahaan distribusi alat kesehatan.
Instansi Pemerintah, seperti:
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
- Kementerian Kesehatan
- Dinas Kesehatan
- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
- Laboratorium Pengujian dan laboratorium penelitian.
- Clinical Research Organization (CRO) dan penelitian klinis.
- Medical Representative, Product Specialist, atau Medical Scientific Liaison.
- Akademisi, peneliti, atau dosen setelah melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor.
- Wirausaha (Pharmapreneur) dengan mengembangkan usaha di bidang farmasi, kosmetik, herbal, suplemen, maupun layanan kesehatan